Hi-Fella Insights

Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Kaya Protein agar Tetap Bertenaga

[acf_card field="card_image_primary" type="image"]
[acf_card field="card_tag_primary" type="text"]
[acf_card field="card_date_primary" type="text"]
[acf_card field="card_title_primary" type="text"]
[acf_card field="card_button_title_primary" type="button"]

Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh berada dalam kondisi energi rendah. Banyak orang langsung ingin menyantap makanan manis atau gorengan saat berbuka. Rasanya memuaskan, tetapi sering kali energi justru cepat turun kembali setelahnya.

Jika ingin tetap bertenaga hingga malam, bahkan siap beraktivitas setelah tarawih atau bekerja kembali, kuncinya ada pada satu makronutrien penting: protein.

Protein bukan sekadar pembangun otot. Ia berperan dalam menjaga kestabilan gula darah, memperbaiki jaringan tubuh, mendukung sistem imun, dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Mari kita bahas menu buka puasa yang kaya protein secara praktis dan ilmiah.

Mengapa Protein Penting Saat Buka Puasa?

Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh mengalami beberapa kondisi:

  • Kadar gula darah menurun
  • Cadangan glikogen berkurang
  • Tubuh mulai menggunakan lemak sebagai energi

Saat berbuka, kita perlu mengisi ulang energi tanpa memicu lonjakan gula darah yang ekstrem. Di sinilah protein berperan.

Manfaat Protein Saat Berbuka

  • Membantu pemulihan otot
  • Menjaga rasa kenyang lebih lama
  • Menstabilkan gula darah
  • Mengurangi keinginan makan berlebihan
  • Mendukung metabolisme

Protein juga memiliki efek termik tinggi, artinya tubuh membakar lebih banyak energi untuk mencernanya dibanding karbohidrat sederhana.

Prinsip Menu Buka Puasa Seimbang

Sebelum masuk ke rekomendasi, pahami dulu komposisi ideal:

  • Karbohidrat kompleks secukupnya
  • Protein berkualitas
  • Lemak sehat
  • Serat tinggi
  • Cairan cukup

Berikut gambaran sederhana:

KomponenFungsi
ProteinPemulihan & kenyang tahan lama
Karbohidrat kompleksEnergi stabil
Lemak sehatSumber energi tambahan
SeratMelancarkan pencernaan
AirRehidrasi

Sekarang kita masuk ke menu spesifik.

1. Sup Ayam Kampung dengan Sayuran

Sup ayam adalah pilihan klasik yang efektif.

Mengapa Baik?

  • Ayam kaya protein berkualitas tinggi
  • Kuah membantu rehidrasi
  • Sayuran menambah serat dan vitamin

Gunakan bagian dada ayam tanpa kulit untuk kandungan protein optimal dan lemak lebih rendah.

Tambahkan:

  • Wortel
  • Kentang
  • Brokoli
  • Seledri

Menu ini ringan di perut namun cukup mengenyangkan.

2. Ikan Panggang atau Ikan Kukus

Ikan adalah sumber protein yang sangat baik sekaligus kaya omega-3.

Keunggulannya:

  • Protein mudah dicerna
  • Lemak sehat untuk jantung
  • Rendah lemak jenuh

Beberapa pilihan ikan:

  • Salmon
  • Tuna
  • Kakap
  • Dori

Sajikan dengan nasi merah atau quinoa untuk kombinasi energi yang stabil.

3. Telur sebagai Sumber Protein Praktis

Telur sering diremehkan, padahal kandungan proteinnya lengkap (mengandung semua asam amino esensial).

Ide Menu:

  • Telur rebus + salad
  • Omelet sayur
  • Telur dadar isi bayam dan jamur

Satu butir telur mengandung sekitar 6–7 gram protein.

Telur juga memberi rasa kenyang lebih lama dibanding camilan manis.

4. Tahu dan Tempe untuk Alternatif Nabati

Bagi yang ingin variasi atau mengurangi konsumsi hewani, tahu dan tempe adalah pilihan luar biasa.

Mengapa Tempe Unggul?

  • Protein tinggi
  • Mengandung probiotik alami
  • Kaya serat dan zat besi

Menu yang bisa dicoba:

  • Tempe panggang sambal kecap
  • Tahu kukus dengan saus kacang sehat
  • Tumis tahu-tempe dengan sayuran

Protein nabati juga membantu menjaga kesehatan jantung.

5. Daging Tanpa Lemak (Lean Meat)

Daging sapi tanpa lemak bisa menjadi pilihan protein tinggi saat berbuka.

Tips Memilih:

  • Pilih bagian sirloin atau tenderloin
  • Hindari digoreng
  • Panggang atau tumis dengan sedikit minyak sehat

Padukan dengan sayuran dan kentang rebus untuk keseimbangan nutrisi.

6. Greek Yogurt dan Kacang-kacangan

Jika ingin menu lebih ringan atau sebagai tambahan setelah makan utama:

Kombinasi Ideal:

  • Greek yogurt tanpa gula
  • Almond
  • Chia seed
  • Buah beri

Greek yogurt memiliki protein lebih tinggi dibanding yogurt biasa dan baik untuk pencernaan.

Kacang-kacangan menambah lemak sehat dan protein ekstra.

7. Smoothie Protein Alami

Bagi yang sulit makan berat saat berbuka, smoothie bisa jadi solusi.

Contoh Resep:

  • Susu rendah lemak atau susu almond
  • Pisang
  • Selai kacang alami
  • Oat
  • Kurma secukupnya

Campuran ini memberi:

  • Protein
  • Karbohidrat kompleks
  • Lemak sehat
  • Serat

Energi naik secara bertahap, bukan mendadak.

Berapa Kebutuhan Protein Saat Puasa?

Kebutuhan protein rata-rata orang dewasa adalah sekitar:

0,8–1 gram per kilogram berat badan per hari.

Contoh:

Jika berat badan 60 kg, kebutuhan protein sekitar 48–60 gram per hari.

Kebutuhan bisa meningkat jika:

  • Aktif berolahraga
  • Sedang dalam program pembentukan otot
  • Pemulihan dari sakit

Sebagian kebutuhan ini sebaiknya dipenuhi saat berbuka dan sahur.

Peran Protein dalam Menjaga Energi Malam Hari

Puasa bukan hanya tentang siang hari. Banyak orang masih:

  • Bekerja
  • Mengikuti ibadah malam
  • Belajar
  • Mengurus keluarga

Asupan protein membantu:

  • Menstabilkan energi
  • Mengurangi rasa lapar larut malam
  • Mendukung pemulihan tubuh

Tubuh yang mendapatkan nutrisi cukup cenderung lebih stabil secara fisik maupun mental.

About Author

Leave a Reply

Other Article

Daftar Tools AI untuk Mengatur Keuangan Secara Otomatis
Daftar Tools AI untuk Mengatur Keuangan Secara Otomatis
Mengatur keuangan pribadi secara manual bisa memakan waktu dan mudah terlewat detail. Berkat teknologi...
Read More
Daftar Peringkat Negara dengan Science Terbaik Berdasarkan Riset Global
Daftar Peringkat Negara dengan Science Terbaik Berdasarkan Riset Global
Kalau dulu kita bertanya, “Negara mana paling kuat militernya?”, sekarang pertanyaannya berubah jadi:...
Read More
Rekomendasi Wisata Religi di Seluruh Dunia yang Cocok untuk Dikunjungi Selama Ramadhan
Rekomendasi Wisata Religi di Seluruh Dunia yang Cocok untuk Dikunjungi Selama Ramadhan
Katanya Ramadhan itu waktunya menahan diri… tapi bukan berarti harus menahan diri dari jalan-jalan, kan?...
Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Kaya Protein agar Tetap Bertenaga
Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Kaya Protein agar Tetap Bertenaga
Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh berada dalam kondisi energi rendah. Banyak orang langsung...