Gelaran IFBC Palembang 2026 kembali hadir sebagai salah satu pameran bisnis terbesar di Indonesia, yang berlangsung pada 17–19 April 2026 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Icon Mall, Palembang. Event ini menjadi bagian dari rangkaian roadshow nasional IFBC yang menghadirkan ratusan peluang usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, retail, hingga jasa.
Berlokasi di pusat kota yang strategis dan mudah diakses, PSCC dipilih sebagai venue karena perannya sebagai pusat kegiatan ekonomi dan event berskala besar di Sumatera Selatan.
Antusiasme tinggi terlihat sejak hari pertama gelaran Indonesia Franchise and Business Concept Expo (IFBC) Palembang 2026. Ribuan pengunjung memadati area pameran untuk berburu peluang usaha, menjalin relasi bisnis, hingga menggali insight langsung dari para pelaku industri.
Table of Contents
Sejak pintu dibuka, arus pengunjung terus mengalir ke berbagai booth yang menampilkan beragam konsep bisnis, mulai dari kuliner kekinian, minuman viral, hingga sektor jasa dan retail. Tidak sedikit pengunjung yang datang dengan tujuan spesifik: mencari franchise dengan modal terjangkau namun berpotensi cepat balik modal.
Ramai Sejak Pagi, Booth Favorit Diserbu Pengunjung

Booth kuliner dan minuman menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Beberapa brand bahkan dipadati antrean pengunjung yang ingin mencicipi produk sekaligus berkonsultasi langsung terkait skema kemitraan. Aktivitas seperti live cooking, product sampling, hingga promo khusus selama pameran semakin menambah daya tarik.
“Datang ke sini jadi lebih kebuka wawasannya. Ternyata banyak bisnis yang bisa dimulai dengan modal yang masih masuk akal,” ujar salah satu pengunjung yang tengah berdiskusi dengan pemilik brand minuman.
Selain itu, banyak calon pebisnis yang terlihat serius mencatat detail investasi, mulai dari biaya awal, estimasi balik modal, hingga dukungan operasional dari franchisor.
Ragam Franchise Favorit yang Ramaikan IFBC Palembang 2026
Kehadiran puluhan brand dalam IFBC Palembang 2026 menjadi daya tarik utama yang memicu tingginya antusiasme pengunjung. Dari sektor kuliner hingga jasa modern, pameran ini menghadirkan peluang usaha dengan berbagai skema investasi, mulai dari yang ramah pemula hingga yang sudah berskala besar. Tidak hanya menawarkan produk, setiap brand juga membawa konsep bisnis lengkap yang siap dijalankan oleh mitra di berbagai daerah.
Menariknya, komposisi tenant yang didominasi sektor F&B menunjukkan bahwa bisnis kuliner masih menjadi primadona di kalangan calon pengusaha. Namun di sisi lain, kehadiran brand retail besar, jasa berbasis kebutuhan harian, hingga bisnis kecantikan dan edukasi turut memperlihatkan bahwa lanskap franchise di Indonesia semakin beragam dan adaptif terhadap tren pasar.
1) Segmen Kuliner

Bingxue, Bebek Sambel Nusantara, Kharisma Bahari, Pang Waffle, Kumori Pancake, Kopi Sewindu, dan Cinta Sejatea menjadi magnet utama di area pameran. Booth mereka terlihat paling ramai, dipadati pengunjung yang ingin mencicipi produk sekaligus berkonsultasi terkait peluang kemitraan.
Daya tarik utama sektor ini terletak pada model bisnis yang relatif mudah dijalankan dan memiliki potensi perputaran modal yang cepat. Brand minuman kekinian dan dessert, misalnya, banyak diminati karena tren konsumsi yang terus meningkat, terutama di kalangan anak muda dan area urban.
2) Retail & Minimarket

Nama besar seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi turut meramaikan pameran dengan menawarkan peluang kemitraan berbasis sistem yang sudah mapan.
Segmen ini menarik bagi investor yang mencari bisnis dengan risiko lebih terukur. Dengan dukungan operasional, supply chain, serta brand awareness yang kuat, franchise retail dinilai lebih stabil dan cocok untuk ekspansi jangka panjang.
3) Jasa & Lifestyle

Brand seperti Laundrypedia, LG Commercial Laundry, Maytag Laundry, serta Helm Care menghadirkan solusi bisnis berbasis kebutuhan sehari-hari.
Pertumbuhan gaya hidup praktis di perkotaan membuat sektor ini semakin diminati. Bisnis laundry dan layanan serupa dinilai memiliki repeat order tinggi, sehingga memberikan peluang pendapatan yang lebih konsisten.
4) Kecantikan & Produk

Di sektor kecantikan, DRW Skincare dan Mash Moshem Indonesia menawarkan peluang usaha yang mengikuti tren personal care dan beauty business yang sedang naik daun.
Selain menjual produk, brand di kategori ini juga menawarkan model bisnis berbasis reseller hingga maklon, yang memungkinkan pelaku usaha membangun brand sendiri dengan dukungan produksi profesional.
5) Edukasi & Teknologi

Ohxem adalah brand pendidikan premium yang menawarkan bimbingan belajar matematika dengan konsep unik “Math Vengers” untuk anak usia 4-19 tahun.
Ohxem menggabungkan pendekatan emosional dan metode belajar efektif (melalui modul) untuk mengatasi ketakutan anak terhadap matematika. Ohxem juga merupakan peluang bisnis kemitraan/franchise.
Kategori ini semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pendidikan berbasis teknologi. Selain berdampak secara bisnis, sektor ini juga memiliki nilai sosial karena berkontribusi pada pengembangan generasi masa depan.
Momentum Bangkitnya Wirausaha Daerah
Gelaran IFBC Palembang 2026 dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan wirausaha baru, khususnya di Sumatera Selatan. Tingginya minat pengunjung menunjukkan bahwa semangat berbisnis di daerah terus meningkat, seiring dengan terbukanya akses informasi dan peluang investasi.
Dengan menghadirkan ratusan brand dari berbagai sektor, event ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga katalis bagi ekosistem bisnis lokal untuk berkembang lebih cepat.
Ke depan, IFBC diharapkan terus menjadi jembatan antara pemilik brand dan calon mitra, sekaligus memperluas peluang ekonomi di berbagai daerah di Indonesia.

