Pisang adalah salah satu bahan baku paling “ramah bisnis”. Harganya murah, mudah didapat, dan bisa diolah jadi banyak variasi produk. Tidak heran, dari dulu sampai sekarang, usaha berbasis pisang selalu punya pasar.
Yang menarik, bisnis olahan pisang bukan hanya soal rasa, tapi soal kreativitas dan positioning. Produk yang sama bisa dijual dengan harga berbeda tergantung cara penyajian dan target market. Inilah kenapa banyak jajanan pisang sederhana bisa berubah jadi bisnis yang cuan.
Kalau kamu ingin mulai usaha kecil dengan risiko rendah, olahan pisang adalah salah satu pilihan paling masuk akal. Berikut beberapa ide yang sudah terbukti laku di pasaran, lengkap dengan cara buat, ide brand, target market, dan simulasi keuntungannya.
1. Pisang Kopong (Naga Style)

Pisang kopong adalah jajanan viral yang menarik karena bagian dalamnya kosong tapi tetap renyah. Justru keunikan ini yang bikin orang penasaran dan ingin mencoba. Produk ini cocok untuk jualan cepat karena tampilannya simpel tapi beda.
Dari sisi bisnis, pisang kopong termasuk kategori modal kecil dengan potensi volume besar. Prosesnya cepat, bahan murah, dan bisa dijual dalam jumlah banyak setiap hari.
Cara Membuat
Kupas pisang → belah tipis → celup tepung → goreng sampai kering.
Simulasi HPP
| Komponen | Biaya |
| Pisang | Rp1.500 |
| Tepung | Rp1.000 |
| Minyak | Rp1.000 |
| Total | Rp3.500 |
Harga jual: Rp6.000
Profit: Rp2.500/pcs
Potensi: 50 pcs/hari → Rp3,7 juta/bulan
Segmen Market
- anak muda
- jajanan murah
- street food
2. Pisang Kembung Viral

Pisang kembung dikenal karena bentuknya yang mengembang saat digoreng. Tampilan ini membuatnya terlihat unik dan menarik perhatian, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
Secara bisnis, ini produk yang “visual selling”. Orang tertarik beli karena bentuknya, bukan hanya rasanya. Cocok untuk jualan di lokasi ramai atau dekat sekolah.
Cara Membuat
Campur tepung + baking soda → celup → goreng sambil disiram minyak panas.
Simulasi HPP
| Komponen | Biaya |
| Pisang | Rp1.500 |
| Tepung | Rp1.200 |
| Minyak | Rp1.000 |
| Total | Rp3.700 |
Harga jual: Rp6.000
Profit: Rp2.300/pcs
Potensi: 60 pcs/hari → Rp4,1 juta/bulan
Segmen Market
- anak sekolah
- pembeli impuls
3. Pisang Keju Lumer

Pisang keju lumer adalah versi lebih premium dari pisang goreng biasa. Dengan tambahan topping seperti keju dan coklat, produk ini bisa dijual dengan harga lebih tinggi.
Ini cocok untuk kamu yang ingin bermain di margin lebih besar. Apalagi jika dijual lewat online atau dikemas menarik, nilainya bisa naik signifikan.
Cara Membuat
Goreng pisang → tambahkan topping keju, susu, coklat.
Simulasi HPP
| Komponen | Biaya |
| Pisang | Rp2.000 |
| Tepung | Rp1.500 |
| Topping | Rp3.000 |
| Total | Rp6.500 |
Harga jual: Rp12.000
Profit: Rp5.500
Potensi: 30 pcs/hari → Rp4,9 juta/bulan
Segmen Market
- anak muda
- keluarga
- online market
4. Pisang Gondrong

Pisang gondrong punya ciri khas bentuk panjang dan tampilan “acak” dari tepungnya. Justru bentuk ini yang membuatnya terlihat lebih menarik dan berbeda.
Dari sisi usaha, ini termasuk produk paling simpel dan cepat dijalankan. Cocok untuk kamu yang ingin mulai jualan tanpa ribet.
Cara Membuat
Potong memanjang → celup tepung → goreng.
Simulasi HPP
| Komponen | Biaya |
| Pisang | Rp1.500 |
| Tepung | Rp1.000 |
| Minyak | Rp1.000 |
| Total | Rp3.500 |
Harga jual: Rp5.000
Profit: Rp1.500
Potensi: 70 pcs/hari → Rp3,1 juta/bulan
Segmen Market
- street food
- volume tinggi
5. Popia Pisang

Popia pisang adalah kombinasi pisang dengan kulit lumpia yang menghasilkan tekstur crispy di luar dan lembut di dalam. Produk ini terasa lebih modern dan cocok untuk pasar kekinian.
Yang menarik, popia pisang bisa dijual dalam dua model: siap makan atau frozen. Ini membuka peluang untuk scale bisnis lebih besar.
Cara Membuat
Bungkus pisang + isian → goreng hingga crispy.
Simulasi HPP
| Komponen | Biaya |
| Pisang | Rp2.000 |
| Kulit lumpia | Rp1.500 |
| Isian | Rp2.000 |
| Total | Rp5.500 |
Harga jual: Rp10.000
Profit: Rp4.500
Potensi: 40 pcs/hari → Rp5,4 juta/bulan
Segmen Market
- keluarga
- frozen food
- anak muda
Bangun Bisnis Lebih Cepat dengan Partner yang Tepat

Memulai usaha olahan pisang memang terlihat sederhana, tapi untuk bisa berkembang dan konsisten cuan, kamu butuh lebih dari sekadar resep. Kunci utamanya ada di supply bahan baku yang stabil, harga yang kompetitif, dan jaringan bisnis yang tepat. Tanpa itu, usaha akan sulit scale meskipun produk sudah laku.
Di sinilah peran Hi-Fella bisa membantu. Kamu bisa menemukan supplier pisang, bahan baku, hingga partner bisnis dalam satu platform, tanpa harus repot cari satu per satu. Lebih praktis, lebih efisien, dan lebih siap untuk berkembang.
Yuk, mulai bangun bisnis kamu dengan sistem yang lebih rapi, temukan supplier dan partner bisnis terbaik lewat Hi-Fella sekarang
