Hi-Fella Insights

ALLPack Surabaya Expo 2026 Resmi Digelar, Dorong Inovasi Industri Kemasan Indonesia Timur

July 2, 2026
Hi-Fella
Top Author Icon Top Author

Hi-Fella

Content Writer

This is the official account of Hi-Fella, the digital solution platform.

ALLPack Surabaya Expo 2026 resmi digelar pada 1–4 Juli 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Pameran yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions ini menjadi salah satu agenda penting bagi industri pengolahan, pengemasan, otomasi, dan handling, khususnya untuk sektor makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, hingga berbagai produk olahan.

Gelaran ini mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir membuka acara pada Rabu, 1 Juli 2026. Menurutnya, ALLPack Surabaya Expo 2026 dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing produk olahan di Jawa Timur, terutama melalui penguatan kualitas pengemasan.

Gubernur Khofifah Dorong Konsep “Petik, Olah, Kemas, Jual” di ALLPack Surabaya 2026

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya konsep “petik, olah, kemas, jual”. Jargon tersebut telah lama ia sampaikan sejak aktif di DPR RI pada 1990-an hingga saat menjabat di Kementerian Peranan Wanita dan Kepala BKKBN.

Menurut Khofifah, banyak produk Indonesia, termasuk dari sektor maritim dan pertanian, masih sering berhenti pada tahap petik lalu langsung dijual. Padahal, nilai tambah terbesar justru dapat hadir melalui proses pascapanen, yaitu pengolahan dan pengemasan.

Ia mencontohkan, ikan hasil tangkapan nelayan yang tidak segera diolah dapat mengalami pembusukan dan menurunkan pendapatan. Padahal, produk tersebut sebenarnya bisa diolah menjadi produk turunan seperti tepung ikan atau produk olahan lainnya. Dengan proses pengolahan dan packaging yang tepat, nilai jual produk dapat meningkat dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi nelayan, petani, pelaku UMKM, hingga industri pengolahan.

Mendorong Daya Saing Produk Jawa Timur

Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam produk olahan. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh teknologi pengemasan yang tepat agar produk lokal dapat tampil lebih kompetitif di pasar.

Kehadiran ALLPack Surabaya Expo 2026 dinilai penting karena memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk melihat langsung berbagai alat, mesin, dan solusi packaging yang sesuai dengan kebutuhan industri. Mulai dari mesin produksi, teknologi pengolahan, sistem pengemasan, hingga otomasi alat, seluruhnya dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.

Bagi produsen olahan, pameran ini menjadi ruang untuk memahami jenis packaging apa yang paling sesuai dengan karakter produk, target pasar, serta kebutuhan distribusi. Dengan kemasan yang lebih baik, produk tidak hanya terlihat lebih menarik, tetapi juga memiliki daya tahan, keamanan, dan nilai jual yang lebih tinggi.

Surabaya sebagai Hub Perdagangan Indonesia Timur

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa Surabaya memiliki peran strategis sebagai gerbang baru Nusantara dan hub perdagangan menuju Indonesia Timur. Posisi tersebut membuat Surabaya menjadi kota yang penting bagi berbagai jenis usaha, termasuk industri pengemasan, manufaktur, makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, serta produk olahan.

Daud juga menjelaskan bahwa pada tahun ini ALLPack Surabaya digelar secara lebih fokus dan terpisah dari dua pameran lainnya. Menurutnya, Surabaya kini telah memiliki skala pasar yang semakin besar sehingga perlu mendapatkan branding tersendiri.

Pameran tahun ini menghadirkan sekitar 120 peserta dari 10 negara, termasuk 10 pelaku UKM dari Jawa Timur. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa industri packaging dan processing di Surabaya memiliki daya tarik yang semakin kuat, baik bagi pemain lokal maupun internasional.

Potensi Industri Packaging di Jawa Timur

Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ariyana Susanti, turut menyoroti perkembangan industri manufaktur di Jawa Timur yang dinilai sangat luar biasa. Pertumbuhan tersebut ikut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap industri pengemasan.

Jawa Timur memiliki kekuatan pada bahan baku, sumber daya manusia, infrastruktur, serta posisi distribusi yang strategis. Kombinasi ini menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu motor penggerak industri nasional sekaligus gerbang utama distribusi ke wilayah Indonesia Timur.

Jawa Timur memiliki fondasi industri yang kuat untuk mendorong pertumbuhan sektor packaging dan processing. Berdasarkan data BPS Jawa Timur, lapangan usaha industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dalam struktur ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I-2026, dengan kontribusi sebesar 31,45 persen. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan memiliki kebutuhan besar terhadap teknologi produksi, pengolahan, serta pengemasan.

Potensi tersebut juga terlihat dari banyaknya pelaku industri di Jawa Timur. BPS mencatat jumlah perusahaan industri manufaktur skala menengah dan besar di Jawa Timur pada 2025 mencapai 5.846 usaha atau perusahaan. Dengan jumlah pelaku industri sebesar ini, kebutuhan terhadap mesin produksi, material kemasan, sistem otomasi, dan solusi packaging modern menjadi semakin relevan.

Dalam konteks nasional, industri pengolahan juga masih menjadi sektor penting bagi perekonomian Indonesia. Kementerian Perindustrian menyebut industri pengolahan berkontribusi 19,07 persen terhadap PDB nasional pada 2025, meningkat dari 18,98 persen pada 2024. Hal ini memperkuat posisi packaging sebagai sektor pendukung yang tidak bisa dipisahkan dari pertumbuhan manufaktur, baik untuk skala industri besar maupun UMKM.

Dengan posisi Surabaya sebagai pusat perdagangan dan distribusi menuju Indonesia Timur, ALLPack Surabaya 2026 menjadi semakin strategis. Pameran ini tidak hanya mempertemukan pelaku industri dengan teknologi terbaru, tetapi juga membuka peluang bagi produsen, supplier, distributor, dan pelaku UMKM untuk memperkuat daya saing produk melalui kemasan yang lebih fungsional, efisien, aman, dan bernilai jual tinggi.

Ruang Bertemu Pelaku Bisnis dan Inovasi Industri

ALLPack Surabaya 2026 bukan hanya menjadi tempat untuk melihat teknologi terbaru, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi pelaku bisnis lintas sektor. Pengunjung dapat bertemu langsung dengan penyedia mesin, supplier material kemasan, pelaku manufaktur, distributor, hingga profesional industri.

Interaksi langsung di area pameran memungkinkan pelaku usaha mendapatkan wawasan praktis mengenai kebutuhan produksi, efisiensi biaya, standar packaging, hingga peluang kerja sama bisnis jangka panjang. Hal ini menjadikan ALLPack Surabaya 2026 sebagai agenda penting bagi siapa pun yang ingin mengikuti perkembangan industri packaging dan processing.

Kunjungi ALLPack Surabaya Expo 2026!

Kunjungi ALLPack Surabaya Expo 2026!

Bagi pelaku bisnis, produsen, distributor, UMKM, maupun profesional industri yang ingin mengeksplorasi solusi terbaru di bidang pengemasan dan pengolahan, ALLPack Surabaya 2026 menjadi agenda yang layak untuk dikunjungi.

Datang dan temukan berbagai inovasi industri di ALLPack Surabaya 2026 pada 1–4 Juli 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Jadikan pameran ini sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun koneksi, dan menemukan solusi packaging yang tepat untuk meningkatkan daya saing produk Anda.

Hi-Fella
Top Author Icon Top Author

Hi-Fella

Content Writer

This is the official account of Hi-Fella, the digital solution platform.

Read More

Other Insights