Hi-Fella Insights

Ketika Tauhid Menjadi Fondasi Rezeki dan Hati Di-restart untuk Masa Depan

[acf_card field="card_image_primary" type="image"]
[acf_card field="card_tag_primary" type="text"]
[acf_card field="card_date_primary" type="text"]
[acf_card field="card_title_primary" type="text"]
[acf_card field="card_button_title_primary" type="button"]

Banyak orang bekerja keras demi rezeki, namun tidak semua merasa tenang setelah mendapatkannya. Ada yang berlimpah secara materi, tetapi tetap gelisah. Ada pula yang sederhana, namun hatinya lapang.

Apa yang membedakan?

Jawabannya sering kali bukan pada jumlah rezeki, tetapi pada fondasinya. Ketika tauhid menjadi dasar cara kita memandang hidup, rezeki tidak lagi sekadar angka, melainkan bagian dari perjalanan iman. Dan ketika hati direstart dengan benar, masa depan terasa lebih terarah.

Dalam sesi bersama Qotrunnada dan Umma Ilmia Amalia, dua tema besar dibahas: tauhid sebagai fondasi rezeki dan pentingnya reset hati untuk menata masa depan.

Ketika Tauhid Menjadi Fondasi Rezeki

Tauhid bukan hanya konsep teologis. Ia adalah cara pandang hidup.

Ketika seseorang benar-benar meyakini bahwa Allah adalah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki), maka pola pikirnya berubah:

  • Ia tidak mudah panik saat kondisi finansial menurun
  • Ia tidak iri terhadap pencapaian orang lain
  • Ia tidak menghalalkan segala cara demi keuntungan

Tauhid menanamkan keyakinan bahwa rezeki sudah diatur, tetapi tetap harus dijemput dengan usaha yang halal dan sungguh-sungguh.

Sering kali stres soal rezeki muncul bukan karena kurangnya harta, tetapi karena kurangnya keyakinan. Ketika tauhid lemah, rasa takut berlebihan mengambil alih. Kita mulai membandingkan hidup dengan orang lain, merasa tertinggal, atau bahkan mempertanyakan keadilan takdir.

Namun ketika tauhid kuat, seseorang memahami bahwa:

Rezeki bukan hanya soal uang, ia bisa berupa kesehatan, ketenangan, keluarga yang harmonis, dan hati yang lapang.

Dengan fondasi tauhid, usaha menjadi ibadah, hasil menjadi amanah, dan ujian menjadi penguat iman.

Reset Hati, Fokus Masa Depan

Kadang bukan hidup yang terlalu berat, tetapi hati yang terlalu penuh.

Penuh dengan luka masa lalu.
Penuh dengan penyesalan.
Penuh dengan overthinking tentang masa depan.

Dalam sesi bersama Umma Ilmia Amalia, atau yang dikenal sebagai Umma Sejuta Pelukan, dibahas pentingnya melakukan reset hati sebelum melangkah lebih jauh.

Mengapa ini penting?

Karena hati adalah pusat keputusan. Jika hati masih dipenuhi emosi yang belum selesai, maka:

  • Kita sulit fokus
  • Mudah tersulut emosi
  • Ragu mengambil keputusan besar
  • Tidak percaya diri menghadapi masa depan

Reset hati bukan berarti melupakan masa lalu, tetapi berdamai dengannya.

Ini tentang:

  • Memaafkan diri sendiri
  • Melepaskan beban yang tidak perlu
  • Menguatkan niat
  • Mengembalikan orientasi hidup kepada Allah

Ketika hati bersih, visi menjadi lebih jelas.
Ketika hati tenang, langkah terasa lebih ringan.

Tauhid Menguatkan, Hati yang Bersih Mengarahkan

Tauhid memberi fondasi, dan reset hati memberi arah dalam setiap langkah kehidupan. Tanpa tauhid, kita mudah goyah saat diuji; tanpa hati yang sehat, kita sulit melangkah meski iman tetap ada. Masa depan tidak hanya dibangun dengan strategi dan perencanaan, tetapi juga dengan kejernihan hati serta kekuatan keyakinan. 

Karena pada akhirnya, rezeki bukan sekadar tentang apa yang kita dapatkan, melainkan tentang siapa diri kita saat menjalaninya.

Hadiri Kajian Islam Live Bersama INRA Expo 2026

Hadiri Kajian Islam Live Bersama INRA Expo 2026

Jika Anda ingin memperdalam pemahaman tentang bagaimana tauhid memengaruhi rezeki dan bagaimana mereset hati untuk fokus pada masa depan, jangan lewatkan sesi kajian ini.

Tema: Ketika Tauhid Menjadi Fondasi Rezeki

5 Maret | 10.00 – 12.00
Bersama Qotrunnada Syathiry, LC. MA.

Tema: Reset Hati, Fokus Masa Depan

5 Maret | 15.30 – 17.00
Bersama Umma Ilmia Amalia, S.Pd., M.Pd., CH., CHt., CPHt., CNLP

Kajian Islam Live dapat disaksikan secara GRATIS melalui platform Hi-Fella.

Bagi peserta yang berkenan, tersedia kesempatan untuk berbagi melalui donasi seikhlasnya yang akan disalurkan melalui program sedekah bersama LAZISKU secara amanah.

Mari hadir, belajar, dan menata ulang fondasi hidup

About Author

Leave a Reply

Other Article

Kajian Islami Indonesia Ramadhan Expo 2026: Momentum Menata Iman, Keluarga, dan Rezeki
Kajian Islami Indonesia Ramadhan Expo 2026: Momentum Menata Iman, Keluarga, dan Rezeki
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri, menguatkan iman, dan menata ulang arah kehidupan....
Read More
Mencetak Entrepreneur Rabbani dan Membuka The Heart Code: Profesional, Bertakwa, dan Sejahtera Lahir Batin
Mencetak Entrepreneur Rabbani dan Membuka The Heart Code: Profesional, Bertakwa, dan Sejahtera Lahir Batin
Di era modern, menjadi entrepreneur bukan lagi pilihan langka. Banyak orang membangun bisnis, mengejar...
Read More
Keuangan Sehat, Pernikahan Maslahat, dan Teladan Bisnis Abdurrahman bin Auf
Keuangan Sehat, Pernikahan Maslahat, dan Teladan Bisnis Abdurrahman bin Auf
Banyak orang mempersiapkan pernikahan dengan matang: gedung, katering, pakaian, hingga konsep acara....
Riba dan Rumus Kaya dalam Islam: Pilih Kaya Cepat atau Kaya Selamat?
Riba dan Rumus Kaya dalam Islam: Pilih Kaya Cepat atau Kaya Selamat?
Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri: untuk apa sebenarnya kita ingin menjadi kaya? Apakah sekadar...