Hi-Fella Insights

Tren Permintaan Produk Seafood di Pasar Internasional

June 29, 2026
Hi-Fella
Top Author Icon Top Author

Hi-Fella

Content Writer

This is the official account of Hi-Fella, the digital solution platform.

Seafood merupakan salah satu komoditas pangan yang permintaannya terus meningkat di berbagai negara. Pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya kesadaran akan pola makan sehat, serta berkembangnya industri makanan dan hospitality menjadikan produk perikanan sebagai salah satu sektor perdagangan global yang paling dinamis.

Bagi Indonesia, kondisi ini merupakan peluang yang sangat besar. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai sepanjang sekitar 108.000 km, Indonesia memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah. 

Tidak hanya ikan tangkap, Indonesia juga menjadi salah satu produsen penting berbagai produk akuakultur seperti udang, kepiting, rumput laut, nila, bandeng, dan berbagai hasil laut lainnya yang telah dipasarkan ke berbagai negara.

Pasar Seafood Global Terus Bertumbuh

Permintaan seafood dunia diperkirakan akan terus meningkat dalam dekade mendatang. Menurut OECD-FAO Agricultural Outlook 2025–2034, konsumsi produk perikanan global diproyeksikan terus naik hingga 21,8 kg per kapita pada 2034, dengan sekitar 75% pertumbuhan konsumsi berasal dari Asia, diikuti Amerika (11%), Afrika (15%), dan Oseania. Hal ini menunjukkan bahwa seafood akan tetap menjadi salah satu sumber protein utama dunia.

Sementara itu, FAO Food Outlook 2025 memperkirakan produksi global perikanan dan akuakultur mencapai sekitar 197 juta ton pada 2025, naik sekitar 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Volume perdagangan internasional juga diperkirakan terus meningkat meskipun pasokan dari beberapa perikanan tangkap mengalami penurunan.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Meningkatnya konsumsi protein hewani berkualitas tinggi
  • Tren healthy lifestyle
  • Pertumbuhan industri restoran dan hospitality
  • Berkembangnya industri makanan siap saji (ready-to-eat)
  • Kemajuan teknologi rantai dingin (cold chain logistics)
  • Peningkatan produksi akuakultur

Asia Menjadi Mesin Pertumbuhan Permintaan Seafood Dunia

Asia merupakan kawasan dengan konsumsi seafood terbesar di dunia. Negara-negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Vietnam memiliki konsumsi ikan yang tinggi sekaligus menjadi importir utama berbagai produk seafood.

Produk yang paling banyak dicari meliputi:

  • Udang (Shrimp)
  • Kepiting (Crab)
  • Soft Shell Crab
  • Tuna
  • Salmon
  • Cumi-cumi
  • Gurita
  • Kerang
  • Rumput laut

Selain untuk konsumsi rumah tangga, permintaan juga berasal dari industri hotel, restoran, katering (HORECA), hingga industri makanan olahan. Menurut OECD-FAO, sebagian besar pertumbuhan konsumsi seafood global dalam beberapa tahun mendatang akan berasal dari kawasan Asia.

Konsumen Dunia Semakin Memilih Seafood yang Sehat dan Berkelanjutan

Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama meningkatnya permintaan seafood. Produk perikanan dikenal kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin D, selenium, dan berbagai nutrisi penting lainnya sehingga semakin banyak direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat.

Di berbagai negara, seafood juga semakin populer karena sesuai dengan tren:

  • High Protein Diet
  • Mediterranean Diet
  • Flexitarian Lifestyle
  • Healthy Aging
  • Functional Food

Selain aspek kesehatan, buyer internasional kini juga semakin memperhatikan keberlanjutan (sustainability). Produk yang memiliki sistem traceability, pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab, serta sertifikasi keamanan pangan memiliki peluang lebih besar untuk diterima di pasar ekspor.

Soft Shell Crab Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Salah satu komoditas yang memiliki nilai jual tinggi adalah soft shell crab atau kepiting soka. Berbeda dengan kepiting biasa, soft shell crab dipanen ketika sedang mengalami pergantian cangkang sehingga seluruh bagian tubuhnya dapat dikonsumsi.

Produk ini banyak digunakan oleh restoran Jepang, seafood restaurant, hotel berbintang, hingga jaringan restoran premium di berbagai negara.

Negara tujuan ekspor utama antara lain:

  • Taiwan
  • Jepang
  • Australia
  • Singapura
  • Malaysia
  • Amerika Serikat

Contoh penggunaannya dapat ditemukan pada menu seperti:

  • Soft Shell Crab Sushi Roll
  • Soft Shell Crab Burger
  • Soft Shell Crab Tempura
  • Soft Shell Crab Rice Bowl
  • Seafood Platter

Nilai jual soft shell crab relatif lebih tinggi dibandingkan kepiting biasa karena proses budidaya, pemanenan, dan penanganannya membutuhkan ketelitian yang tinggi.

Indonesia Memiliki Peluang Besar di Industri Seafood Global

Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi perikanan terbesar di dunia. Selain memiliki wilayah laut yang luas, Indonesia juga didukung oleh sektor akuakultur yang terus berkembang.

Produk seafood Indonesia yang banyak diekspor meliputi:

  • Udang
  • Tuna
  • Cakalang
  • Kepiting
  • Soft Shell Crab
  • Lobster
  • Gurita
  • Cumi-cumi
  • Rumput laut
  • Berbagai ikan laut

Pasar utama ekspor meliputi Amerika Serikat, Jepang, China, Taiwan, Australia, Singapura, Malaysia, dan negara-negara Uni Eropa. Data SEAFDEC Fisheries Country Profile 2025 juga menunjukkan bahwa permintaan terhadap seafood Indonesia tetap kuat di berbagai pasar internasional, didukung kualitas produk dan posisi strategis Indonesia sebagai negara maritim.

Dengan meningkatnya konsumsi seafood global dan berkembangnya industri akuakultur, peluang ekspor produk perikanan Indonesia diperkirakan akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang.

Rekomendasi Supplier Seafood Indonesia untuk Pasar Internasional

Salah satu perusahaan yang aktif mendukung ekspor seafood Indonesia adalah PT Sumber Usaha Nusantara.

Berbasis di Medan, Sumatera Utara, perusahaan ini memulai usahanya sebagai supplier soft shell crab sebelum resmi berdiri sebagai perusahaan pada tahun 2020. Saat ini PT Sumber Usaha Nusantara berkembang sebagai Trading Company dan Supplier yang berfokus pada pengolahan serta penyediaan produk seafood berkualitas untuk pasar internasional.

Perusahaan telah berhasil melayani berbagai pasar ekspor seperti:

  • Taiwan
  • Australia
  • Malaysia
  • Singapura

Dengan pengalaman dalam pengolahan seafood dan komitmen terhadap kualitas produk, PT Sumber Usaha Nusantara terus membangun hubungan jangka panjang dengan buyer internasional serta menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar global.

Temukan Partner Bisnis Terbaik di Hi-Fella! Join Sekarang!

Download Hi-Fella Now to find business partner

Menemukan supplier seafood terpercaya kini menjadi lebih mudah melalui Hi-Fella. Platform B2B ini menghubungkan buyer dengan supplier, manufacturer, distributor, wholesaler, dan trading company dari berbagai sektor industri di Indonesia.

Melalui Hi-Fella, Anda dapat menemukan partner bisnis berdasarkan kategori produk, kapasitas produksi, pengalaman ekspor, hingga spesialisasi perusahaan sehingga proses sourcing menjadi lebih cepat, efisien, dan terpercaya.

Salah satu perusahaan yang dapat Anda temukan adalah PT Sumber Usaha Nusantara, supplier seafood asal Indonesia yang berpengalaman melayani pasar internasional dengan produk berkualitas, khususnya soft shell crab dan berbagai hasil perikanan lainnya.

Perluas jaringan bisnis Anda, temukan supplier terpercaya, dan raih peluang bisnis seafood global bersama Hi-Fella. Join sekarang!

Hi-Fella
Top Author Icon Top Author

Hi-Fella

Content Writer

This is the official account of Hi-Fella, the digital solution platform.

Read More

Other Insights