Hi-Fella Insights

Rekomendasi Wisata Religi di Seluruh Dunia yang Cocok untuk Dikunjungi Selama Ramadhan

[acf_card field="card_image_primary" type="image"]
[acf_card field="card_tag_primary" type="text"]
[acf_card field="card_date_primary" type="text"]
[acf_card field="card_title_primary" type="text"]
[acf_card field="card_button_title_primary" type="button"]

Katanya Ramadhan itu waktunya menahan diri… tapi bukan berarti harus menahan diri dari jalan-jalan, kan? Asal niatnya ibadah, insyaAllah liburan pun bisa jadi ladang pahala.”

Ramadhan bukan hanya tentang sahur dan berbuka. Ini adalah momen ketika suasana kota berubah, masjid lebih hidup, dan hati terasa lebih lembut. Jalan-jalan saat Ramadhan bukan sekadar wisata, tapi perjalanan spiritual yang memberi pengalaman berbeda, lebih tenang, lebih reflektif, dan lebih bermakna.

Berikut beberapa destinasi wisata religi di seluruh dunia yang cocok untuk dikunjungi selama Ramadhan:

1. Masjidil Haram (Mekah, Arab Saudi)

Islamic Holy Place

Menjalani Ramadhan di Masjidil Haram adalah impian banyak umat Muslim. Suasana tarawih yang dipenuhi jutaan jamaah, lantunan doa yang menggema di sekitar Ka’bah, hingga momen berbuka bersama menciptakan pengalaman spiritual yang sangat mendalam. Energinya terasa berbeda, terutama di sepuluh malam terakhir.

Rekomendasi aktivitas: Laksanakan umrah Ramadhan, perbanyak tawaf sunnah di malam hari, ikut iftar berjamaah di pelataran masjid, serta manfaatkan waktu untuk i’tikaf dan memperbanyak tilawah Al-Qur’an.

2. Masjid Nabawi (Madinah, Arab Saudi)

Night covers beautiful Shekh Zayed Grand Mosque illuminated with yellow lights

Jika Mekah terasa penuh energi, Madinah menawarkan ketenangan. Masjid Nabawi memiliki suasana yang lebih damai dan reflektif. Berbuka puasa bersama di halaman masjid, dengan sajian sederhana seperti kurma dan air zamzam, menghadirkan rasa kebersamaan yang mengharukan.

Rekomendasi aktivitas: Kunjungi Raudhah untuk berdoa, ikuti kajian-kajian yang banyak digelar selama Ramadhan, ziarah ke Jabal Uhud dan Masjid Quba, serta manfaatkan waktu malam untuk ibadah yang lebih khusyuk.

3. Masjid Al-Aqsa (Yerusalem, Palestina)

a closeup of decorative sanctuary

Masjid Al-Aqsa memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat kuat. Ramadhan di sini dipenuhi jamaah dari berbagai wilayah Palestina. Nuansa kota tua Yerusalem yang klasik membuat pengalaman ibadah terasa lebih historis dan penuh makna.

Rekomendasi aktivitas: Ikuti salat tarawih berjamaah di kompleks Al-Aqsa, jelajahi kawasan Kota Tua setelah berbuka, serta pelajari sejarah Islam melalui tur religi yang tersedia di sekitar area tersebut.

4. Masjid Sultan Ahmed (Istanbul, Turki)

Istanbul's ocean with cruise ship

Istanbul menghadirkan perpaduan antara spiritualitas dan budaya. Masjid Sultan Ahmed atau Blue Mosque menjadi pusat kegiatan ibadah, sementara suasana kota dihiasi lampu-lampu Ramadhan dan pasar takjil tradisional yang meriah.

Rekomendasi aktivitas: Salat tarawih di Blue Mosque, berbuka puasa dengan menu khas Turki seperti pide dan baklava, mengunjungi Hagia Sophia, serta menikmati suasana Ramadhan di alun-alun Sultanahmet pada malam hari.

5. Masjid Sheikh Zayed (Abu Dhabi, Uni Emirat Arab)

Look from afar at awesome buildings of Shekh Zayed Grand Mosque

Masjid Sheikh Zayed dikenal dengan arsitekturnya yang megah dan elegan. Saat Ramadhan, area masjid dipenuhi tenda-tenda iftar yang terbuka untuk jamaah. Suasana religius terasa modern namun tetap khusyuk.

Rekomendasi aktivitas: Ikuti program buka puasa bersama, lakukan tur arsitektur masjid untuk memahami filosofi desainnya, serta nikmati suasana malam Abu Dhabi yang lebih tenang selama bulan suci.

6. Masjid Hassan II (Casablanca, Maroko)

The Hassan II Mosque surrounded by water and buildings under a blue sky and sunlight

Terletak di tepi Samudra Atlantik, Masjid Hassan II menghadirkan suasana Ramadhan yang syahdu. Saat azan magrib berkumandang dengan latar suara ombak, momen berbuka terasa sangat berkesan.

Rekomendasi aktivitas: Berbuka puasa di sekitar area masjid, mencicipi kuliner khas Maroko seperti harira dan chebakia, serta menjelajahi kota Casablanca pada malam hari untuk merasakan budaya Ramadhan yang unik.

Wisata religi saat Ramadhan bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang pengalaman yang membekas di hati. Setiap kota memiliki cara unik dalam merayakan bulan suci, mulai dari suasana yang penuh energi hingga yang menenangkan jiwa.

Karena kadang, perjalanan terbaik bukan yang paling jauh, tapi yang paling mendekatkan. 

About Author

Leave a Reply

Other Article

Ide Morning Routine Saat Puasa Biar Hari Lebih Fokus
Ide Morning Routine Saat Puasa Biar Hari Lebih Fokus
Puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang mengatur tubuh dan pikiran agar...
Read More
Perbedaan Lebaran NU dan Muhammadiyah terletak pada metode penentuannya, apakah hisab atau rukyat. Temukan penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah Sama? Ini Dasar Penentuannya
Lebaran adalah salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Momen...
Read More
Cara Kerja VAR dalam Sepakbola, Bagaimana Sebenarnya Beroperasi?
Cara Kerja VAR dalam Sepakbola, Bagaimana Sebenarnya Beroperasi?
Sepak bola modern bukan lagi sekadar soal bola, rumput, dan wasit dengan peluit di tangan. Kini ada “mata...
Atlet Timnas Indonesia yang Keturunan Tionghoa, Ini Profilnya
Atlet Indonesia yang Keturunan Tionghoa, Ini Profilnya
Indonesia adalah negeri dengan lapisan sejarah yang kompleks dan kaya. Identitas nasional kita bukan...