Kalau dulu kita bertanya, “Negara mana paling kuat militernya?”, sekarang pertanyaannya berubah jadi: negara mana paling kuat sains dan risetnya? Karena di era AI, bioteknologi, dan eksplorasi luar angkasa, kekuatan sains sering kali menentukan masa depan ekonomi dan geopolitik.
Berikut daftar peringkat negara dengan science terbaik berdasarkan berbagai indikator riset global seperti jumlah publikasi ilmiah, kualitas universitas, investasi R&D, hingga inovasi teknologi.
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat secara konsisten menempati posisi teratas dalam berbagai pemeringkatan sains global. Negara ini unggul dalam jumlah publikasi ilmiah, paten teknologi, serta kepemilikan universitas kelas dunia seperti Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology.
Keunggulan utama Amerika Serikat terletak pada besarnya investasi riset dan pengembangan, ekosistem inovasi yang terhubung dengan industri, serta dominasi di bidang AI, bioteknologi, dan teknologi luar angkasa.
2. Tiongkok
Tiongkok menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam dua dekade terakhir. Negara ini menjadi salah satu penyumbang publikasi ilmiah terbesar di dunia dan sangat agresif dalam investasi teknologi masa depan. Institusi seperti Tsinghua University turut mendorong kualitas riset nasional.
Tiongkok unggul dalam kuantitas publikasi, pengembangan AI, komputasi kuantum, serta inovasi energi terbarukan, dengan dukungan kuat dari kebijakan negara.
3. Inggris
Inggris tetap menjadi pusat riset global meskipun secara geografis lebih kecil dibandingkan Amerika Serikat dan Tiongkok. Negara ini dikenal dengan kualitas publikasi yang tinggi, terutama di bidang medis dan sains fundamental, didukung universitas seperti University of Oxford dan University of Cambridge.
Keunggulan Inggris terletak pada tradisi akademik yang kuat dan reputasi global dalam penelitian kesehatan, farmasi, serta ilmu dasar.
4. Jerman
Jerman dikenal sebagai pusat rekayasa dan teknologi industri di Eropa. Sistem risetnya terintegrasi erat dengan sektor manufaktur dan teknologi tinggi. Lembaga seperti Max Planck Society memainkan peran penting dalam pengembangan sains fundamental.
Jerman unggul dalam bidang teknik, otomotif, energi terbarukan, dan robotika industri, dengan model kolaborasi kampus–industri yang kuat.
5. Jepang
Jepang memiliki sejarah panjang dalam inovasi teknologi dan riset presisi. Negara ini dikenal melalui kontribusinya di bidang robotika, material canggih, serta elektronik.
Keunggulan Jepang terletak pada konsistensi inovasi teknologi tinggi dan kemampuan mengubah riset menjadi produk industri global.
6. Korea Selatan
Korea Selatan termasuk negara dengan rasio investasi R&D terhadap PDB tertinggi di dunia. Ekosistem inovasinya sangat dinamis, terutama di sektor semikonduktor dan komunikasi digital.
Korea Selatan menonjol dalam industri chip, teknologi 5G, serta riset teknologi terapan yang cepat diadopsi oleh pasar.
7. Prancis
Prancis memiliki kontribusi besar dalam matematika, fisika, dan sains dasar. Negara ini juga aktif dalam pengembangan energi nuklir dan teknologi kedirgantaraan.
Kekuatan Prancis terletak pada tradisi sains fundamental yang kuat serta kolaborasi riset tingkat Eropa.
Faktor Penilaian Global
Peringkat negara dengan science terbaik umumnya dihitung berdasarkan kombinasi beberapa indikator, antara lain jumlah dan kualitas publikasi ilmiah, indeks sitasi, investasi riset dan pengembangan, jumlah paten, serta reputasi universitas dan lembaga penelitian.
Negara yang mampu mengintegrasikan riset, industri, dan kebijakan publik secara strategis cenderung lebih unggul dalam kompetisi sains global.

